• Mon. Jul 27th, 2026

Siap Jadi Kader Muhammadiyah yang Militan dan Profesional, Guru dan Tenaga Kependidikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga Ikuti Baitul Arqom

Siap Jadi Kader Muhammadiyah yang Militan dan Profesional, Guru dan Tenaga Kependidikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga Ikuti Baitul Arqom

Salatiga — Guru dan tenaga kependidikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga mengikuti kegiatan Baitul Arqom Tenaga Pendidik dan Kependidikan Muhammadiyah Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Salatiga pada 23–24 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meneguhkan ideologi Muhammadiyah, menguatkan profesionalisme, serta mendorong transformasi sekolah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Baitul Arqom merupakan salah satu program perkaderan Muhammadiyah yang bertujuan memperkuat pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta meningkatkan profesionalisme peserta dalam menjalankan amanah di lingkungan Persyarikatan.

Kegiatan yang diikuti oleh tenaga pendidik dan kependidikan dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan di Kota Salatiga tersebut menghadirkan narasumber dari unsur PDM, Majelis Dikdasmen dan PNF, serta tokoh Muhammadiyah. Beragam materi disampaikan, mulai dari ideologi Muhammadiyah, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, organisasi Muhammadiyah, manajemen amal usaha, hingga menghadapi perkembangan pendidikan di era kecerdasan buatan.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan penguatan mengenai ideologi Muhammadiyah, Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, serta peran strategis warga Muhammadiyah dalam mengembangkan amal usaha pendidikan. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai manajemen amal usaha Muhammadiyah, pengelolaan organisasi yang berkemajuan, serta pembelajaran mendalam.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan shalat malam, kajian praktik ibadah Al-Islam, senam pagi dan dinamika kelompok, serta berbagai sesi penguatan kapasitas yang membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), Forum Guru Muhammadiyah (FGM), hingga tata kelola kepegawaian dan keuangan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk pribadi pendidik Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga kuat secara ideologi dan karakter.

Pada sesi penutupan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Salatiga, Dr. Sugiman, B.Sc., M.Si., menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mampu mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan.

“Setelah mengikuti Baitul Arqom ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin meneguhkan ideologi Muhammadiyah serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan amanah pendidikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, guru dan tenaga kependidikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga diharapkan semakin mantap menjadi kader Muhammadiyah yang militan dan profesional serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *